SHM adalah informasi penting, tetapi tetap perlu diverifikasi
Sertipikat Hak Milik memberi konteks mengenai jenis hak atas tanah. Namun calon pembeli tetap perlu memastikan bahwa dokumen yang diperiksa memang berhubungan dengan bidang yang ditawarkan dan bahwa proses transaksi dilakukan dengan pihak yang berwenang.
Pertanyaan dasar sebelum membayar
- Siapa nama pemegang hak pada dokumen?
- Apakah bidang yang ditawarkan sudah memiliki sertipikat tersendiri atau masih bagian dari bidang induk?
- Jika masih induk, bagaimana proses dan tahapan pemecahannya?
- Apakah ada catatan atau beban yang perlu diketahui?
- Siapa PPAT yang menangani transaksi?
- Biaya apa saja yang menjadi tanggungan pembeli dan penjual?
Gunakan layanan pertanahan resmi bila relevan
ATR/BPN menyediakan layanan informasi pertanahan elektronik dan aplikasi Sentuh Tanahku. Dalam transaksi, pengecekan sertipikat dan dokumen pendukung sebaiknya dilakukan melalui prosedur resmi dan pihak yang berwenang.
Peralihan hak perlu didaftarkan
Peraturan pendaftaran tanah mengatur bahwa akta PPAT dan dokumen yang diperlukan digunakan untuk pendaftaran peralihan hak. Karena itu, jangan hanya fokus pada “sertipikat ada”, tetapi pahami alur sampai hak tercatat atas nama penerima hak.
SHM tidak otomatis menjawab boleh dibangun apa
Status hak dan tata ruang adalah dua pertanyaan berbeda. Jika rencana Anda adalah villa, homestay atau usaha, konfirmasikan kesesuaian pemanfaatan ruang serta perizinan yang berlaku di titik bidang.
Untuk transaksi bernilai besar, gunakan bantuan PPAT/pejabat dan profesional yang relevan. Artikel ini adalah panduan pertanyaan, bukan pemeriksaan hukum atas bidang tertentu.